Posts

Pak tua yang cemberut

Image
Sore hari telah datang dan tiba-tiba si Ichan nawarin beli makanan ke pak Eko, yang kebetulan waktu itu pak Ekonya di dalam WC (mungkin sedang be'ol). Tapi walaupun dengan suara yang sedikit mendesah dan fokus yang terpecah pak Eko sukses menjawab semua pertanyaan si Ichan. Mendengar suara si Ichan yang sedang membicarakan makanan, langsung saja perut ini menunjukan sinyal-sinyalnya. Tut..tutrurutuutuuutututuuttttt.. (suara sinyal perut yang sudah sixpacks ini). Kemudian perut ini menghampiri si Ichan dan memesan makanan. Tidak lama kemudian, makanan datang. Pak jali yang sangat antusias kemudian mendatangi keresek makanan dan memilah-milah makanan. "Chan, saya sop kan ya..." sambil milih-milih sop, karena ada tiga sop di keresek itu. "Ehm... yang ini ajalah dagingnya lebih banyak" sambil ketap-ketap gitu pak Jalinya. "Lho pak Jali emang pesen?" kata si Ichan. "Tadi kan saya ngomong pesen juga" masih ketap-ketap. "Tadi kan pa...

Kopi Encer

Disuatu hari, di smooking room. Gw dan Ichan sedang merokok sambil mengobrol tentang masa depan dan juga tentang cewek (pastinya, ahahahaha). Gw         : Kopi Chan! Ichan       : Oh.. eta kopi ente? sugan teh nu saha? Gw          : Heueuh.. tapi encer teuing, kalobaan cai jigana. Tetep aja kopi itu diseruput. Setelah obrolan panjang, beberapa batang rokok, sejumlah seruput dan tujuh hari lamanya. Gw          : Hor geuning.. Ichan        : Kunaon? Gw           : Ternyata tadi teh lain encer, tapi can diaduk! Ichan         : Mana coba?.. Oh heueuh bener.. Gw, Ichan  : Hahahahahaha.. Gobs.. Kemudian kita melanjutkan obrolan seputar cewek lagi. Ilmu yang bisa didapat dari cerita ini adalah: Intinya; mau encer mau kentel juga diseruput. :D haus. -------- Kamus bahasa Sunda: Sugan = Kirain Nu = Yang Saha = Sia...

Sahur On The River

Sabtu sore semuanya berjalan seperti biasa. Gw yang pada hari itu masuk pagi dan sore karena harus membayar change day dengan teman satu kerjaan gw. Setelah siang kondisi awan mulai mendung, seperti hati yang melihatnya. Curcol deh gw. Tau bakal hujan, gw mengambil inisiatif mengambil sample lot duluan. Jadi pas bagian sorenya gw gak kehujanan. Licik deh gw. Hahahaha.. (tertawa licik). Sesuai perkiraan hujan mengalir deras, gw tetap mengocok melt flow dan hati ini tetap sakit. Kok hati gw sakit? Ah ya sudahlah. Malam hari menjelang pulang, grup Whatsapp Laboratrium mulai ramai. “Banjir gede di Zublin! Bus pada mogok”. Gw kira ini banjir biasa, jadi gw tenang aja sambil nyeruput kopi menunggu grup berikutnya pada datang. Setengah jam berlalu, anggota grup C sudah banyak yang berdatangan. Gw pun Langsung menaiki bus CAP-24 yang sudah terparkir. Perjalanan awal kami di suguhi banjir dengan ketinggian biasa sampai betis maksimal. “Owh ini mah biasa..” kata g...

Impian Saat Ini

Image
Pernah gak kamu punya impian yang sangat ingin kamu jalani saat ini juga? Dan impian itu akan terus berubah seiring berjalannya kehidupan. Dahulu kamu ingin begini, sekarang ingin begitu. Semacam manusia ababil. Terlalu menikmati apa yang mereka lalui saat itu dan menginginkannya lebih. Well impian aku saat ini adalah; mempunyai mobil truck atau kalau di Indonesia sering disebut mobil pick up. Mungkin semacam Mitsubishi Strada atau sejenisnya. Yang di dalamnya terdapat sepeda Downhill serta seluruh perlengkapannya. Berpergian bersama teman-teman atau bersama seorang wanita yang aku cinta. Kemudian di hari libur panjang kami berpergian menuju gunung untuk mendaki. Tas carrier yang besar-besar menumpuk dibelakang mobil. Diiringi dengan lagu-lagu akustik. Tentunya dengan tanpa lagi memikirkan pekerjaan. Tapi itulah pekerjaan kami. God i want it so much..

Crazy Satnite: Suatu hari di (isilah sendiri)

Di dalem bus di perjalanan yang mengesalakan. Gak tau kenapa gw teringet dengan tempat-tempat yang gw kunjungin semenjak pertama kali gw bergabung dengan organisasi sipala PAWASKA, yang gak nyangka ternyata udah banyak juga. Kemudian gw update status di BBM gw. "Suatu hari di Natrabu" yang merupakan tempat diklat gw, awal muasal dari tempat-tempat yag gw kunjungin selanjutnya. Teringat tempat gw gw kunjungin setelah itu adalah TNGP. Dan gw update status lagi; "Suatu hari di TNGP" yang di susul dengan; "Suatu hari di Salak", "Suatu hari di Ciremei" dan selanjutnya dan selanjutnya. Kemudian gw ngeliat di status feed BBMnya. Lho!? koq ini bocah-bocah PAWASKA pada update samaa juga? "Suatu hari di Cinumpang" "Suatu hari di Pondok Halimun" "Suatu hari di Mega Mendung" dan sebagainya dan sebagainya. Awalnya sih masih dalam konsep yang bener. Tapi kemudian semuanya berubah menjadi gila. Up...

Teh Manis Pake Es

Suatu hari gw bangun dengan perut kelaperan (hampir setiap hari sih kelaperan terus). Nyalain si beat kemudian gw melaju ke sebuah warteg deket kampus UNSERA. Biasa dong sehabis kita pesen makanan pasti kita langsung ditanya "minumnya apa mas?". Detail percakapannya seperti ini: Mas-mas: "Minumnya apa mas?" Gw: "Teh botol pake es" Mas-mas: "Teh botolnya udah dingin koq mas" Gw kemudian bingung.. Maksudnya apa yah? ini ngerti gak sih?. Gw: "Iya gak apa-apa pake es aja mas" Mas-mas: "Ini teh botolnya dari kulkas koq mas" sambil nunjuk ke kulkas. Gw: *kemudian memasang muka kesel*. Gw: "Gak apa-apa mas, pake es aja" mencoba sabar. Mas-mas: *Muka nyolot* Kemudian dateng mas-mas #2, kayaknya dia adalah ownernya deh. langsung ngomong ke mas-mas #1. Mas-mas #2:"Bikinin aja teh botol pake es!" Gw: *Muka kayak nemu jawaban dari semua pertanyaan yang menyesatkan...

Suatu Kisah Dua Batang Rokok

Image
Suatu hari, tepat nya hari ini (Selasa, 5 Maret 2013). Setelah diguyur hujan gede malam sebelumnya, gw tertidur lelap di tengah kebocoran rumah dan listrik yang mati. Pagi (atau mendekati siang) jam 8.00 pagi, gw bangun dan langsung buat kopi, nyalain laptop dan cuci muka. Cuci mukanya terakhir aja. Setelah laptop menyala langsung gw berseluncur sambil minum kopi dan nyalain rokok. Pikiran gw masih dimana mungkin. Kemudian inilah yang terjadi.. 2 Batang rokok Kampret! saking stressnya kali gw yah? ternyata sebelumnya gw sudah nyalain rokok! eh malah nyalain lagi... Jadi dua rokok deh yang nyala. (-,-")