Posts

RINJANI Part 2: Tiba di Pulau Pedas

Image
Pedasnya Lombok Sampai di Lombok malah bingung mau ngapain. 1 menit.. 2 menit.. Ohiya! buka sit belt dulu. hehe.. Kemudian semua orang sibuk mencari tas di bagasi atas dan kemudian berjalan keluar pesawat. Sampai di luar pesawat kami melihat orang-orang yang berfoto di Bandara dan tentu saja kami TERGODA, maka kami dengan sangat terpaksa meluangkan waktu sebentar untuk berfoto. Terpaksa berfoto Tak lama kami menuju ke tempat pengambilan bagasi, kami melihat orang-orang menggunakan trolley untuk membawa tas mereka. "Ngambil trolley dimana nih gw?" bertanya dalam hati. "Oh itu" kemudian melesat kilat gw menuju tempat trolley. Setibanya di tempat trolley malah bingung.  "Ini trolley kok gw dorong-dorong gak bisa yah?" wajah bingung kayak anak ilang.  "Mas.. mas.. itu pegangannya di teken dulu mas!" kata mas-mas. Taraaa!!! mengelindinglah roda trolley. Sebelumnya kami sempat berkenalan dengan pendaki lain lagi, tapi je...

RINJANI Part 1: Gunung Impian

Image
Pendahuluan Rinjani. Begitu mendengar kata-kata ini gw jadi teringat jaman gw masih sekolah dahulu, tepatnya jaman SMA. Dulu gw adalah siswa biasa yang tidak berbakat sama sekali, bodoh dan tidak mempunyai kemampuan apa-apa (walaupun sampai sekarang juga sama), bahkan gw sepat meraskan ranking ke empat puluh delapan dari lima puluh dua siswa di kelas satu SMA. Awalnya gw bergabung dengan organisasi pencinta alam karena balas dendam. Yah balas dendam, waktu gw massih kecil gw sering melihat kakak gw pergi kemping dan ketika gw minta untuk ikut gw selalu tidak diperbolehkan. Sebenarnya orang tua gw termasuk orang tua yang bebas, membiarkan anaknya melakukan apapun yang dia mau. Tepatnya semenjak kelas 3 SD gw sudah pergi kemana-mana tapi sesampainya di rumah hanya ditanya "darimana?" tanpa sedikitpun marah kepada gw. Gw juga bingung, apa ini suatu bentuk kebebasan? atau ketidakpedulian? tapi mungkin inilah yang menjadikan gw senang sekali mendaki gunung. Ketika gw berga...

Ciremai: Bakso Kusno, Dynoboy Dan Counterpain Bagian 4 (End)

Image
Hangatnya ketek Hujan mulai deras, setelah kebingungan untuk menemukan tempat berteduh diatas akhirnya kami memutuskan untuk turun menuju goa, walaupun sebenarnya turun ke goa adalah bukan keputusan terbaik karena beberapa tahun yang lalu gw kesana yang terjadi malah makin mengigil. Akhirnya kami ke goa dan kedinginan. Para pria segera melepas bajunya untuk mengurangi efek dingin karena baju basah. Mungkin disinilah surga para wanita karena dapat melihat tubuh kami yang six pacs pake banget. Sebenernya para pria juga mengharapkan wanita melepas bajunya. (paragraf tidak di lanjutkan karena mengarah ke vulgar). akhirnya kami mulai memasak di dalam goa yang dingin itu, kaka Benny dengan jaket mahalnya beruntung hanya sedikit baju yang kebasahan, sementara yang lain basah sampai ke kolor-kolor. Beruntung waktu itu ada yang menawari kami kopi hangat di sebrang flysheet yang berisi pendaki lain. Entah siapa namanya, tapi kami mengucapkan terima kasih. Waktu berlalu, tangan indah te...

XC Di Sukamantri

Image
Sabtu pagi hari tidak biasanya gw berada  di terminal. Tidak seperti biasanya juga, kali ini gw membawa sepeda. Semua ini bermula dari acara organisasi SMA gw yang bernama PAWASKA. Berawal dari omongan panitianya yang ababil, yang pertamanya mau naik gunung tapi kemudian malah jalan malam dan di minggu-minggu terakhir formatnya malah berubah menjadi temu kangen. Asa teu pararuguh.. Sebetulnya gw waktu itu sangat kesal sekali karena sesuatu hal untuk menghadiri acara tersebut, tetapi karena tergoda untuk meluncur diatas jalanan desa sukamantri yang begitu hancur maka tertariklah diri ini. Diawali dengan cara memasukan sepeda yang super menyusahkan. Jungkir balik depan belakang, akhirnya sepeda itu bisa masuk ke bagian bus bagian belakang dengan menghabiskan sekitar 4 bangku. Dalam Hati. . Mampus! masa gw musti bayar 4 bangku!? tekor tekor deh gw.. heu.. Kemudian kernet bus mendatangi gw lagi dan mengusulkan untuk ban nya di copot saja. Dan gw pun teringat. "Ohiya yah b...

Ciremai: Bakso Kusno, dynoboy Dan Counterpain Bagian 3

Image
Somasi terhadap si manja Pagi hari di camp pertama kali kami. Terdengar kicauan kakak Benny, yang kemudian mengagetkan kami (gw, Haqi dan Nunu) yang masih dalam keadaan linglung banyak beleknya. Tak lama kemudian kami langsung, langsung tidur lagi sebentar. Maklum masih cape, hehe... Sementara yang lainnya mulai memasak. Hemm.. gw rada lupa hari itu kita masak apa., tapi yang pasti kami membagi masakan itu menjadi berpasang-pasangan. Dan perkataan dudul terlontar dari sang mobil mogok. "Gw gak mau makan nasi ah" Langsung dahi gw dan Haqi mengkerut seperti ingin mengatakan.. "What!!!??? Emangnya elu mau makan apa!?".. "Ciaaaatttt!!!!" (bayangankan saja kalau orang menjitak) Akan tetapi terlihat sekali mimik pasangan kontrak (apalagi yang cewek, sepertinya sangat berharap) yang menjadi sedikit salah tingkah. Hehe.. Kegiatan masak-memasak sudah selesai, kami kemudian melakukan perbincangan yang topiknya tidak jauh sekitar "suara" dan ...

Ciremai: Bakso Kusno, Dynoboy Dan Counterpain Bagian 2

Image
Jauhnya Pos 1 Dari kejauhan terlihat Benny yang melambaikan tangan sambil memegang gorengan. Kemudian kamipun beristirahat di sebuah warung di sebelah Pos TNGC (Taman Nasional Gunung Ciremai). Sejenak kami packing ulang perlengkapan kami, sementara para wanita sibuk mencari tempat buang air kecil. Tidak tahu yah, kalau para wanita mau buang air kecil itu seperti sebuah perjalanan yang panjang sekali. Pertama sibuk mencari teman, kedua sibuk mencari tempat . Gak penting! Kemudian kami sejenak berdoa untuk perjalanan kami. Dipimpin oleh yang sudah berumur tentunya (Benny). Dari pertigaan Pos pendaaftaran kami berbelok menuju jalan ke arah gunung. Jalanan aspal menanjak yang kemudian di susul jalan kecil berbeton. Sebelum jalan beton kecil ini kami melihat warung yang menjual suvenir-suvenir gunung. Tidak terlalu bagus kualitasnya, namun lumayan untuk kenangan. Di jalan beton sempit ini terdapat kandang sapi, jadi jangan heran dengan udara yang tiba-tiba menjadi tidak se...

Ciremai: Bakso Kusno, Dynoboy Dan Counterpain Bagian 1

Image
Cerita berawal dari bulan maret 2012, kami yang terdiri dari gw sendiri Adit dan teman gw Haqi. Berniat untuk latihan simulasi untuk pendakian rinjani kami nanti. Awalnya kami berniat untuk pergi ke TNGP (Taman Nasional Gunung Gede Pangrango). Maka dibuatkan lah rencana menuju TNGP. Setelah berunding, kami pikir untuk mengajak orang lagi dalam tim kami. Gw juga berpikir dengan penglaman gw yang sudah empat kali kesana mungkin tidak akan begitu  menyulitkan kami disana nantinya. Tim kami bertambah dengan kehadiran Chae, Nunu, Iqbal, Indah dan Bally. Suatu saat gw menelpon teman gw yang bernama Cucu, sedikit curcol (curhat colongan) juga. Bagi gw Cucu itu seperti kakak gw, dia baik dan tidak sombong. Gw sendiri juga sebenernya ingin sekali punya kakak perempuan, mengingat di keluarga gw semuanya cowok dan itu yang membuat garing kehidupan. Tentulah kalau ada Cucu pasti ada Anjar. Sohib gw yang satu ini juga menjadi orang yang terperangkap dalam siksaan si Ergo Dyno seperti g...